Saran Relawan Jokowi, Amien Rais jadi Youtuber aja, Gak Guna Ngurusi Tokoh Nasional Rendah Moral



 Isu wacana presiden tiga periode kembali mencuat setelah kembali diungkap Amien Rais beberapa hari usai dijamu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana.

Sejatinya, isu yang sama juga pernah muncul pada Desember 2019 lalu. Saat itu, Jokowi sudah membantah.

Kali ini, orang nomor satu itu pun kembali membantah tudingan yang dilontarkan Amien Rais.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum (Ketum) Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer ikut angkat bicara.

Menurut Immanuel, isu yang dimainkan mantan Ketua MPR RI itu merupakan isu yang tidak bermoral karena berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah publik.

“Saya tekankan, apa yang didengungkan Amien Rais itu pernyataan yang tidak berkualitas dan tidak bermoral,” kecamnya, dihubungi PojokSatu.id melalui sambungan telepon, di Jakarta, Rabu (17/3/2021).

Pria akrab dipanggil Noel itu juga menyebutkan bahwa Amien Rais adalah tokoh nasional yang rendah integritas.

Karena itu, Noel meminta pendiri Partai Ummat itu untuk tidak usah lagi mengurusi politik nasional kalau hanya membuat masyarakat gaduh.

Lebih baik, tambah relawan Jokowi di Pilpres 2019 itu, Amien Rais fokus mengurusi akun YouTube-nya.

“Amien Rais sekarang tokoh nasional yang sibuk ngisi konten karena sekarang Amien Rais jadi YouTubers,” tuturnya.

Karena itu, ia menilai akan lebih baik jika mantan politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu berkonsentrasi saja dengan kanal YouTube yang dibuatnya.

“Jangan ngrusin politik lagi. Dia (Amien Rais) sudah tidak ada gunanya. Tokoh nasional yang bisa dikatakan rendah moral lah,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah meminta kepada semua pihak agar fokus pada isu kemanusiaan yang seharusnya menjadi perhatian bersama.

“Mestinya isu-isu kemanusiaan lah menjadi perhatian kita semua. Janganlah kita mengambil waktu publik degan isu remeh temeh seperti isu periodesasi presiden,” ucapnya, Rabu (17/3/2021).

“Sebaiknya para elite dan kaum intelektual fokuskan perhatian bagaimana Indonesia ini keluar dari berbagai persoalan yang ada di depan mata,” sambungnya.

Seperti, penanganan Covid-19 yang setiap hari masih belum menunjukkan tanda-tanda melaindainya virus mematikan itu.

Politisi asal NTB ini juga meyakini isu wacana jabatan presiden tiga periode itu bukan datang dari Jokowi.

Sebab, dirinya mengaku juga sudah dua kali menanyakan langsung hal itu kepada Jokowi.

“Saya yakin itu bukan dari Presiden. Mengapa? Saya sendiri sudah dua kali langusung bertanya kepada Presiden Jokowi,” ujarnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Iklan Bawah Artikel

Iklan Tengah Artikel 1