Buntut Dari Selingkuh dengan Staf, Bu Kades Cantik Terancam Dipecat Dan Dipenjara


PASURUAN – Nasib Kepala Desa atau Kades Wotgalih Rini Kusmiyati berada di ujung tanduk usai digerebek selingkuh dengan stafnya, Sujono (35).


Rini terancam dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Pasuruan, Jawa Timur.

Ia juga terancam masuk penjara. Rini bisa dijerat Pasal 284 KUHP tentang perzinaan dengan ancaman hukuman masksimal 9 bulan penjara.

Baca Juga : Kades Perempuan Wotgalih Ketahuan Selingkuh, Pemkab Pasuruan : Vonis Lebih 5 Tahun 

Saat ini, polisi sedang memproses kasus pidana Rini Kusmiyati.

Polisi telah mengamankan barang bukti di tempat kejadian perakara (TKP). Barang bukti itu berupa seprei, selimut dan dua unit sepeda motor.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto mengatakan, pihaknya menangani pidana perzinaan Kades Worgalih Rini Kusmiyati dengan stafnya.

Sedangkan untuk masalah sanksi sebagai seorang kepala desa akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Yang ditangani reskrim untuk pidana, masalah kedinasan itu wewenang pemda,” kata AKP Endy Purwanto.

Baca Juga : Bikin Merinding! Langit di Makkah dan Madinah Berwarna Merah Gelap

Rini Kusmiati digerebek bersama pria idaman lain (PIL) Desa Dandang Gendis Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (21/3).

Rini dan Sujono digerebek oleh suami Rini, Eko Martono (40) dan dibantu puluhan warga setempat.


Saat digerebek, Rini Kusmiyati dan Sujono tak mengenakan busana. Kedua pasangan selingkuh ini pun panik.

Sujono berusaha kabur melalui pintu belakang rumah. Ia lari terbirit-birit sambil membetulkan celana dan bertelanjang dada.

Ia berusaha kabur ke arah masjid untuk menghindari kepungan massa.

Namun Sujono berhasil diamankan warga di area masjid. Ia bulan-bulanan dihajar massa.

“Waktu digrebek, dia (Sujono) kabur. Larinya ke masjid, dimassa sama orang banyak,” ucap Eko, suami Kades Wotgalih Rini Kusmiyati. (one/pojoksatu)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Iklan Bawah Artikel

Iklan Tengah Artikel 1