Komentari Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, Iwan Fals: Jangan-jangan Presiden Sendiri

Komentari Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, Iwan Fals: Jangan-jangan Presiden Sendiri


Demonstrasi penolakan RUU Cipta Kerja alias Omnibus Law yang berakhir ricuh, sempat menjadi sorotan.

 

Bahkan, pihak pemerintah mengaku tau siapa dalang di balik kerusuhan demo penolakan RUU Cipta Kerja alias Omnibus Law.

 

Hal ini seperti dikutip dari RRI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, buka suara mengenai adanya tokoh dibalik pergerakan rakyat yang melakukan aksi demo menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

 

Pemerintah meyakini, ada tokoh yang menggerakkan dan membiayai aksi massa dari para buruh dan pekerja yang menolak RUU Cipta Kerja alias Omnibus Law.

 

“Sebetulnya pemerintah tahu siapa di belakang demo itu. Jadi kita tahu siapa yang menggerakkan, kita tahu siapa sponsornya. Kita tahu siapa yang membiayainya, sehingga kami berharap 7 fraksi di DPR juga merepresentasi rakyat,” ujar Airlangga dalam salah satu program di TV Nasional, Kamis (8/10/2020).

 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menyapa anggota DPR setelah memberikan berkas keputusan pemerintah kepada Pimpinan DPR saat pembahasan tingkat II RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020.


Tak hanya itu, pihak pemerintah bahkan memberi bocoran tentang sosok dalang yang dimaksud.

 

Airlangga menyatakan, tokoh dibalik ini semua memiliki kepribadian dengan ego yang sangat besar.

 

Karena, terjadi dimasa pandemi Covid-19 yang berbahaya, Maka dari itu tokoh besar ini hanya bermain dibalik layar.

 

Ia juga menjelaskan, hingga saat ini pemerintahan sendiri telah menggambarkan tokoh tersebut dan tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas secara hukum, situasi aksi massa yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia semakin ricuh.

 

Terlebih, di tengah-tengah pandemi Covid-19 saat ini, mengingat tindakan perkosaan melibatkan banyak orang, akan berbahaya untuk keselamatan semua masyarakat di Indonesia.


“Situasi sekarang adalah membersihkan sosial berskala besar (PSBB), jadi ini diberlakukan untuk Covid-19. Oleh karena itu, dalam PSBB sudah jelas aturannya dan pemerintah sudah berbicara dengan aparat untuk melakukan tindakan tegas,” jelas Airlangga.

 

Menurutnya, jika penularan Covid-19 berhenti, maka akan butuh waktu yang lama lagi untuk menambah ekonomi apalagi jika ada demo seperti ini.

 

Oleh karena itu, maka pemerintah tidak akan membawa kasus ini ke jalur hukum jika situasi semakin tidak kondusif.

 

“Kita tidak bisa menghukum hanya berdasarkan kata-kata. Tentu kita melihat tindakan-tindakan yang dilakukan. Apabila ada tindakan hukum [yang dilanggar], pemerintah mengambil tindakan tegas, terutama melalui aparat penegak hukum,” jelas Airlangga.


Airlangga pun meyakini, mobilisasi aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja ini sudah dirancang dengan rapi, bahkan sebelum UU Cipta Kerja disahkan di DPR.


“Demo itu digerakkan tanpa melihat isi undang-undang dan sebagian dari demo penggerak memang ditugaskan untuk demo. Bukan masalah isinya apa. Jadi ini adalah gerakan yang dimobilisasi.”

 

 

“Dan dimobilisasinya itu sebelum undang-undang diketok dan jadwalnya sudah dibuat tanggalnya. Jadi kita harus objektif bahwa ini memang ada gerakan dari mereka di balik layar yang memang ingin mendapatkan perhatian,” tutur Airlangga.

 

Pemerintah bahkan tahu, meski 90% tetap beroperasi dan berproduksi, tapi mereka tetap mengirimkan pesan karyawannya untuk melakukan aksi massa.

 

“Memang ada beberapa pabrik pembawa berita ‘karena mereka khawatir pabriknya tidak terganggu. Nah, ini lah tentu sebagai pengikut-pengikut’ yang harus mengikuti ‘dalam kegiatan-kegiatan semacam ini,” katanya.


Termasuk musisi kondang Iwan Fals.

 

mengutip sebuah cuitan pada 11 Oktober 2020 lewat akun Twitter @iwanfals.

 

Iwan menulis jika pemerintah perlu segera menyebut dalang kerusuhan demo yang dimaksud.

 

Karena jika tidak, maka publik akan berspekulasi jika kerusuhan dibuat sendiri oleh Presiden.

 

“& itu Aktor atau Dalang kerusuhan demo yg kemaren atau apalah namanya, harus segera disebut namanya oleh Pemerintah atau Hakim, klo nggak jangan2 orang bisa memperkirakan Presiden sendirilah dalangnya,” tulis akun @iwanfals seperti dikutip Zonajakarta.com . ‘

 

Cuitan Iwan Fals minta nama dalang kerusuhan segera disebut Twitter @iwanfals

 

Seperti diketahui, hingga saat ini pemerintah belum memberi pengumuman resmi terkait siapa dalang di balik kerusuhan demo yang menolak RUU Cipta Kerja alias Omnibus Law. *

NEXT>>>>>

1 Response to "Komentari Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, Iwan Fals: Jangan-jangan Presiden Sendiri"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel