Tak Dapat Dukungan dan Partai Pengusung, Bupati Incumbent dari PDIP Gagal Ikut Pilkada Sumbar

Tak Dapat Dukungan dan Partai Pengusung, Bupati Incumbent dari PDIP Gagal Ikut Pilkada Sumbar



Bupati incumbent Limapuluh Kota, Sumbar, Irfendi Arbi yang juga kader PDIP, gagal ikut Pilkada 2020. Mantan pelatih timnas PSSI Nil Maizar, pun sedih dan meneteskan air mata.

“Saya terharu, bahkan sampai menangis Pak Bupati,” kata Nil Maizar saat menghubungi Irfendi Arbi, Jumat siang (4/9/2020).

Sehari sebelumnya, pelatih Persela Lamongan itu disebut-sebut sempat menelepon Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, agar mengizinkan Partai Nasdem mengusung Irfendi dalam Pilkada Limapuluh Kota.

Pertimbangannya sangat masuk akal, Irfendi selain punya prestasi dan baru-baru ini dapat penghargaan dari KPK, juga memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas paling tinggi dari banyak calon kepala daerah, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga.

Namun, Partai Nasdem hanya punya 1 kursi di DPRD Limapuluh Kota. Ditambah dengan 2 kursi PDIP yang diketuai Irfendi Arbi di Limapuluh Kota, koalisi ini tentu baru punya modal 3 kursi di DPRD. Sedangkan syarat untuk mendaftar ke KPU minimal memiliki 7 kursi atau 20 persen dari 35 kursi di DPRD Limapuluh Kota. Upaya Selalu Kandas Sebab itu pula, menurut sumber terpercaya Padangkita.com, Irfendi Arbi bersama relawannya sempat datang ke kantor DPP PKS dan DPP Nasdem pada Kamis (3/9/2020) lalu, dengan menyodorkan nama anggota DPRD dari PKS Yos Sariadi sebagai kandidat calon wakil bupatinya. Sebab, saat itu tinggal PKS dan Nasdem yang belum menerbitkan SK untuk Pilkada Limapuluh Kota. PKS sendiri, punya modal 4 kursi di DPRD Limapuluh Kota. Namun, lobi-lobi itu memang tipis sekali peluangnya, melihat hubungan PDIP dengan PKS yang sedang “panas-dingin” di Sumbar. Lebih-lebih setelah adanya pernyataan politisi PDIP Zuhairi Misrawi yang menyebut Sumatra Barat (Sumbar) berubah total setelah 10 tahun dikuasai PKS.

Singkat cerita, SK DPP PKS untuk Pilkada Limapuluh Kota akhirnya diturunkan untuk pasangan Safaruddin Dt Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri. Pasangan yang disingkat “Safari” (Safar-Rizki) ini, sebelumnya juga sudah mendapat dukungan dari Partai Golkar dan PPP.

Sebelum Golkar mendukung “Safari”, sempat pula terbetik dan terberita, bahwa antara Golkar dan PDIP pernah ada rencana berkoalisi pada Februari 2020 lalu. Namun, rencana koalisi mengusung Irfendi Arbi-Safaruddin Dt Bandaro Rajo itu kandas di tengah jalan. Sebab, Safar memilih berpasangan dengan RKN.

Setelah rencana koalisi dengan Golkar ini kandas, Irfendi Arbi bersama PDIP merancang koalisi dengan PPP dan PAN Limapuluh Kota. Namun, lagi-lagi, koalisi ini juga kandas. Sebab, PPP di tingkat Sumbar mendukung Rizki Kurniawan Nakasri. Sedangkan PAN di tingkat Sumbar dan pusat, mendukung Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo. Pasangan “Salam” (Sahladi-Maskar) ini, juga mendapat dukungan dari Partai Demokrat.

Setelah itu, Irfendi Arbi bersama PDIP merancang poros baru Pilkada Limapuluh Kota dengan Partai Nasdem dan Partai Hanura. Namun, poros baru ini juga gagal dibentuk.

Walau Irfendi kabarnya sempat menyodorkan nama Chandra (mantan anggota DPRD Limapuluh Kota dari Hanura) sebagai kandidat wakil bupatinya, tetapi Hanura akhirnya menjatuhkan pilihan kepada pasangan Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus atau “Mr. Ay” yang sebelumnya juga sudah didukung Partai Gerindra dan PKB.

Tetap Berjiwa Besar

Tertutup sudah peluang Irfendi Arbi maju kembali dalam Pilkada Limapuluh Kota. Meski begitu, Irfendi Arbi tetap berjiwa besar. Ini terlihat dari pernyataannya kepada wartawan setelah pulang dari Jakarta, Jumat (4/9/2020) malam.

“Kita sudah berusaha, tapi memang tidak dapat. Inilah yang disebut dengan takdir. Kepada seluruh pendukung, saya berharap, agar dapat ikhlas. Jangan menyalahkan siapa-siapa, jangan menghujat, jangan memfitnah, dan jangan menyakiti hati orang lain. Mari kita terima kehendak Tuhan ini dengan lapang dada,” kata Irfendi Arbi secara ksatria.

Hebatnya lagi, meski gagal maju dalam Pilkada, Irfendi Arbi tetap menyampaikan terima kasih kepada partai politik dan berbagai pihak.

"Mohon sampaikan terima kasih saya kepada kawan-kawan partai politik, tokoh-tokoh masyarakat, akademisi, LSM, dan juga teman-teman pers. Terima kasih karena sudah banyak membantu dalam semua proses demokrasi ini,” kata Irfendi Arbi.

Alumni Fakultas Pertanian Unand ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Limapuluh Kota, untuk menyukseskan Pilkada 2020. Sekaligus memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada KPU dan jajaran penyelenggara, termasuk Bawaslu dan jajaran.

“Ini yang paling penting dan ingin saya sampaikan kepada seluruh elemen masyarakat Limapuluh Kota. Marilah kita semua, menyukseskan Pilkada 2020 ini, agar berlangsung aman, damai, dan ‘badunsanak’. Kita jadikan Limapuluh Kota barometer berdemokrasi di Sumbar,” kata Irfendi Arbi. (*)

Source: padangkita.com

0 Response to "Tak Dapat Dukungan dan Partai Pengusung, Bupati Incumbent dari PDIP Gagal Ikut Pilkada Sumbar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel