Ribut Masalah Logo Salib, Abu Janda Sebut Manusia Bangsat Bersembunyi di Balik Allahu Akbar

Ribut Masalah Logo Salib, Abu Janda Sebut Manusia Bangsat Bersembunyi di Balik Allahu Akbar


Abu Janda alias Permadi Arya mengunggah video soal permasalahan logo mirip Salib di desain poster kemerdekaan HUT RI ke 57.

Dalam videonya Abu Janda menuduh dan mengatakan bahwa “yang mereka takutkan bukan logo salib ini, yang mereka takutkan mereka adalah kemerdekaan Indonesia” katanya.

Menurut Permadi kalau Indonesia merdeka, mereka harus berbhineka, mereka harus mereka harus terima sistem negara republik, mereka tidak mau, meraka maunya sistem negara Khilafah” lanjutnya.

“Jadi jelas ya, modus manusia-manusia bangsat yang meributkan logo ini, bangsat bersembunyi di balik Allahu Akbar, tetap saja bangsat” katanya dalam video tersebut.

Menangapi video tersebut Ustadz Maaher At-Thuwailibi menyebut Abu Janda telah menyebarkan hoax tentang Islam.

Menurut Ustadz Maaher dalam aturan Islam, bila tegak Daulah Islamiyah, seluruh umat manusia dilindungi, bahkan orang kafirpun dilindungi kata Ustadz Maaher.

Mereka juga dibiarkan bebas melaksanakan ibadah sesuai keyakinan mereka, asalkan mereka membayarkan upeti atau dalam bahasa syariah disebut Jizyah. Lanjut ustadz Maaher.

Tidak ada intimidasi kepada orang kafir bila Khilafah ‘ala Min Hajjin Nubuwwah tegak di atas muka bumi, kau nggak usah membuat teori baru, teori hoax, kau membodohi umat bergama di nuasantara ini.

Terus kau bilang orang bangsat-bangsat ini berlindung dengan kalimat takbir “Allau Akbar”, hey bajingan… itu Bung Tomo pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia mengatakan “Kalaulah tidak ada kalimat ALLAHU AKBAR, aku tak tau bagaimana caranya untuk memberi semangat dan membakar semangat para pemuda dalam mengusir penjajah di negeri ini kata Ustadz Maaher At-Thuwailibi dalam videonya yang diunggah ke twitter. sumber: swarakyat.com

0 Response to "Ribut Masalah Logo Salib, Abu Janda Sebut Manusia Bangsat Bersembunyi di Balik Allahu Akbar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...