Jenderal Andika murka pensiunan TNI dibunuh, utus 150 tentara buru Ali Kalora

Jenderal Andika murka pensiunan TNI dibunuh, utus 150 tentara buru Ali Kalora


Media-umat - Seorang pensiunan TNI berinisial EL alias ES tewas dibunuh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Jasadnya ditemukan di tepi jurang, di kawasan Pegunungan Malahena, enam meter dari jalan Trans Napu-Poso.

Peristiwa pembunuhan pensiunan TNI ini pun membuat murka KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Tanpa berpikir panjang, Jenderal Andika langsung mengutus 150 prajurit elite TNI AD untuk memburu kelompok teroris MIT pimpinan Ali Kalora.


150 pasukan khusus dari Angkatan Darat ini sedianya bakal bergabung bersama pihak kepolisian dalam Tim Satuan tugas Tinombala.

Kepastian ini disampaikan langsung Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, di Palu, disitat Minggu 16 Agustus 2020.

Kata dia, 150 pasukan khusus TNI AD itu sudah dita di Poso untuk mengejar kelompok MIT pimpinan Ali Kalora. “Ya, telah tiba 150 personel Satgas Tinombala BKO TNI AD di Palu,” katanya.

Dihimpun Reqnews, 150 personel khusus TNI AD itu tiba di Bandara Mutiara Sis-Aljufri Palu, yang terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama menggunakan pesawat komersil dan Kloter kedua nenggunakan pesawat milik TNI Angkatan udara jenis Hercules A-1327.

“Pada pukul 12.00 WITA, kedatangan pertama itu tiba 41 personel dan pada kedatangan kedua, sekitar pukul 14.00 WITA,” kata dia.


Kasad Jenderal TNI Andika. Foto Instagram @tni_angkatan_darat Setelah disambut oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Danrem 132 Tadulako,Kapolda Sulteng, serta Perwira staf Korem 133 Tadulako dan Perwira staf Polda Sulteng, ratusan personel TNI ini langsung bertolak ke wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Tim Satgas Tinombala saat ini sedang melakukan terhadap sisa-sisa Kelompok teroris MIT pimpinan Ali Kalora yang masih bertahan di hutan yang ada di Poso.
NEXT>>>>>>>>

0 Response to "Jenderal Andika murka pensiunan TNI dibunuh, utus 150 tentara buru Ali Kalora"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...