Menag Akhirnya Mengaku Salah Soal Pembatalan Haji Tahun 2020

Menag Akhirnya Mengaku Salah Soal Pembatalan Haji Tahun 2020


Media-umat - Menteri Agama Fachrul Razi membongkar peliknya saat memutuskan pembatalan ibadah haji 2020 yang akhirnya mengundang banyak reaksi dari publik.

Bahkan ia sempat mengaku salah karena memutuskan pembatalan itu sebelum melakukan rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Dengan adanya pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia, bahkan di Arab Saudi menjadi kendala bagi pemerintah untuk melangsungkan ibadah haji di waktu yang sama.

Fachrul menceritakan mulanya ia sempat mengirimkan surat kepada Kemenkumham RI pada 25 Mei 2020 untuk menanyakan terkait dasar hukum apabila pelaksanaan ibadah haji dibatalkan.

Dua hari setelahnya Kemenkumham pun membalas surat dengan berisikan kalau pembatalan itu merupakan hak penuh dari Menteri Agama yang sudah tercantum dalam undang-undang.

Menurutnya ada poin lain yang sangat penting ketimbang itu, yakni koordinasi dengan Komisi VIII DPR RI. Ia pun berbicara dengan salah satu pimpinan Komisi VIII DPR RI untuk menggelar rapat kerja membahas nasib pelaksanaan ibadah haji.

"Saya mengusulkan (raker) pada tanggal 1 juni sesuai deadline," kata Fachrul dalam dialog yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (9/6/2020).

Namun salah satu pimpinan Komisi VIII DPR RI mengajukan untuk melangsungkan raker pada 2 Juni. Ia pun sepakat.

Tanggal 31 Mei pihaknya sudah menerima undangan resmi dari Komisi VIII DPR RI untuk menggelar raker pada tanggal yang sudah ditentukan itu. Akan tetapi ada pemberitahuan lanjutan yang disampaikan secara lisan yakni Komisi VIII meminta pengunduran waktu menjadi 4 Juni 2020.

Saat itu Fachrul sempat menolak karena akan berdampak tidak baik untuk pemerintah yang sudah menentukan tenggat waktu keputusan ibadah haji pada 2 Juni. Ia sempat menyuruh kepada stafnya untuk berkoordinasi dengan pihak Komisi VIII agar raker tetap berjalan pada 2 Juni.

"Karena enggak ada umpan balik dari staf ini, ya, saya kira mungkin bisa kesalahan di staf atau bagaimana sehingga tanggal 2 Juni saya umumkan," ujarnya.

"Saya mohon maaf terhadap Komisi VIII DPR RI, saya katakan, kalau memang teman-teman komisi VIII merasa tersinggung saya kira pantas saja," tambahnya.

Fachrul memohon maaf ketika raker dengan Komisi VIII DPR RI belum terlaksana tetapi pihaknya sudah mengumumkan kalau penyelenggaraan ibadah haji dibatalkan untuk tahun ini. Tentu Fachrul memiliki alasan tersendiri di mana Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah mengarahkan tenggat waktu pada 1 Juni tetapi belum juga diumumkan.

"Jadi kembali mungkin kesalahan di Kemenag, mungkin, karena tidak menunggu raker tapi kembali saya harus ambil risiko karena saya harus selamatkan muka pemerintah jangan sampai deadline 1 Juni kemudian tanggal 2 Juni belum diumumkan," ujarnya.

"Apapun risikonya saya kembali katakan, tanggung jawab Menag tidak ada kaitannya dengan pemerintah dan sama sekali. Meskipun kesalahan di staf saya misalnya, tapi tanggung jawab di saya dan saya sudah minta maaf dengan DPR mudah-mudahan hubungan bisa baik kembali," katanya menambahkan. kabarmakah
NEXT>>>>

13 Responses to "Menag Akhirnya Mengaku Salah Soal Pembatalan Haji Tahun 2020"

  1. Kalau suda mmengakui kesalahan seharusnya pembatalan keberangkatan haji dicabut dicabut jamaah haji harus tetap diberangkatkan walaupun 50% saja.

    BalasHapus
  2. Kalo sudah salah silahkan tanggung dosanya semua jamaah haji yg dibatalkan keberangkatan nya

    BalasHapus
  3. Salah...minta maaf....kan gampang. Hehehe

    BalasHapus
  4. Trus Kelanjutan nasib jamaah haji tahun 2020 bgaimana pak menag yang terhormat

    BalasHapus
  5. Bgt mudahny mnta maaf....apa ummat bs mmafkan semua...tntu tdk...tak semudah itu Pak

    BalasHapus
  6. Gampang amat pak bilang begitu...saya pikir semula bapak orang yg terhormat tapi ternyata gak lebih dari seorang pecundang. Masa seorang menteri gak paham dengan aturan main

    BalasHapus
  7. Suka hati bapakla pak..mdh2n km calhaj ttp sabar n ikhlas..Allah.S.W.T mempunyai rencana untuk km yg LBH indah LG..aamiin..

    BalasHapus
  8. Bila ada pembatalan keberangkatan haji, kembalikan seluruh uang jama'ah lepada pemiliknya yg sah.

    BalasHapus
  9. Keberangkatan haji dibatalkan, maka kembalikan juga seluruh uang yg telah dibayarkan kepada jemaahnya. Jangan kamu kantongin . Haram

    BalasHapus
  10. Ruwet....ruwet...ruwet...

    BalasHapus
  11. Tidak ada yang bisa menghalangi panggilan Allah, SWT, dan mudah mudahan hal ini tidak menjadikan sesuatu yang menghalangi panggilan Allah . Berbuatlah untuk mengharap ridho Allah SWT

    BalasHapus
  12. Allah SWT akan membalas semua perbuatan kita. Semoga Menag termasuk memjadi orang yg ikhlas menerimanya.

    BalasHapus
  13. Luar biasa Pak menteri secara gentleman minta maaf atas keputusannya.💯

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel