Ini Klarifikasi Rumah Sakit Pancaran Kasih: Yang Benar Pemberian Uang Kemanusiaan

Ini Klarifikasi Rumah Sakit Pancaran Kasih: Yang Benar Pemberian Uang Kemanusiaan


Media-umat - Anggota DPRD Manado yang membidangi kesehatan dr Suyanto Yusuf menuturkan mengatakan info soal rumah sakit Pancaran Kasih memberikan uang untuk mengaku Covid-19 itu tidak benar.

Ia menuturkan, Senin malam pukul 21.30, dirinya sudah ditelepon langsung direktur RS Pancaran Kasih.

“Info itu tidak benar. Yang benar adalah pemberian uang rasa kemanusiaan dan kepedulian pihak RS kepada petugas keimaman berjumlah 500 ribu rupiah untuk pembelian baju hazmat dan APD lengkap, honor pak imam dan petugas keimaman yang memandikan dan mengkafani jenazah. Untuk mencegah penularan. Untuk masalah protap dan SOP sudah sesuai,” beber Yusuf.

Diketahui, jenazah tersebut merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Kecamatan Singkil, yang meninggal dunia di Ruang ICU Isolasi RSU Pancaran Kasih GMIM Manado, Senin (1/6) sekira pukul 13.30 Wita. Pasien yang masuk rumah sakit (RS) sejak 26 Mei lalu itu, diketahui masuk kategori PDP lantaran didiagnosa mengalami Pneumonia dan kehilangan kesadaran.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, pukul 15.00 pihak keluarga masih tidak setuju jenazah dilakukan penanganan dengan protokol Covid-19.

Pukul 17.40 Wita, massa mendapat isu jika pihak keluarga akan mendapatkan uang sebesar Rp 15.000.000 dari pihak RSU Pancaran Kasih. Kemudian massa semakin tidak terkendali dan langsung mencari jenazah untuk dibawa ke rumah duka.

Pukul 17.50 wita pihak keluarga bersama masyarakat berhasil membawa jenazah dan langsung menuju rumah duka di Kelurahan Ternate Baru Lingkungan I Kecamatan Singkil Kota Manado untuk dilakukan pemandian dan sholat jenazah serta persiapan pemakaman.

0 Response to "Ini Klarifikasi Rumah Sakit Pancaran Kasih: Yang Benar Pemberian Uang Kemanusiaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...