Geram Jaksa Agung Gegara Senior Bima Arya Bentak-bentak Petugas

Geram Jaksa Agung Gegara Senior Bima Arya Bentak-bentak Petugas


Media-umat - Aksi koboi Endang menarik perhatian Jaksa Agung, ST Burhanuddin. Dia menilai, orang-orang yang melawan saat diingatkan harus diberi efek jera.

"Bayangin aja seperti yang kami lihat kemarin di Bogor lebih galak malah objek yang diperiksa daripada pemeriksanya dan ini tidak sehat. Seharusnya dilakukan penindakan-penindakan dan tentunya di dalam penindakan tadi bisa dilakukan seperti tilang tipiring atau mungkin juga bisa dengan acara singkat, pemberkasan dan ada batas waktunya sehingga tidak terlalu lama dapat dibawa ke persidangan," ucap Burhanuddin, dalam siaran channel YouTube BNPB, Jumat (8/5).

"Itu tadi masukan ke beliau dan beliau setuju dan memang ini perlu ada evaluasi," imbuhnya.

Jaksa Agung menyarankan agar ada upaya represif selain sosialisasi dan preventif.

"Masukan dari saya adalah 3 hari sosialisasi, 3 hari kemudian adalah preventif, 3 hari ke depannya, di hari ke 7 adalah represif," kata Burhanuddin.

Bagi Burhanuddin, petugas perlu ada wibawa, jangan sampai lebih banyak lagi pelanggar bentak-bentak petugas. Sehingga, jalan represif menjadi solusi di lapangan.

"Karena kalau lihat dari yang ditayangkan di TV bagaimana mereka begitu dilakukan operasi membantah, bahkan lebih galak lagi yang diperiksa. Ini adalah hal-hal yang mengkhawatirkan. Untuk itu tadi saya memberikan masukan, lakukan tindakan represif supaya apa, muka teman-teman yang di lapangan itu tidak malu," katanya.

Aksi koboi Endang menarik perhatian Jaksa Agung, ST Burhanuddin. Dia menilai, orang-orang yang melawan saat diingatkan harus diberi efek jera.

"Bayangin aja seperti yang kami lihat kemarin di Bogor lebih galak malah objek yang diperiksa daripada pemeriksanya dan ini tidak sehat. Seharusnya dilakukan penindakan-penindakan dan tentunya di dalam penindakan tadi bisa dilakukan seperti tilang tipiring atau mungkin juga bisa dengan acara singkat, pemberkasan dan ada batas waktunya sehingga tidak terlalu lama dapat dibawa ke persidangan," ucap Burhanuddin, dalam siaran channel YouTube BNPB, Jumat (8/5).

"Itu tadi masukan ke beliau dan beliau setuju dan memang ini perlu ada evaluasi," imbuhnya.

Jaksa Agung menyarankan agar ada upaya represif selain sosialisasi dan preventif.

"Masukan dari saya adalah 3 hari sosialisasi, 3 hari kemudian adalah preventif, 3 hari ke depannya, di hari ke 7 adalah represif," kata Burhanuddin.

Bagi Burhanuddin, petugas perlu ada wibawa, jangan sampai lebih banyak lagi pelanggar bentak-bentak petugas. Sehingga, jalan represif menjadi solusi di lapangan.

"Karena kalau lihat dari yang ditayangkan di TV bagaimana mereka begitu dilakukan operasi membantah, bahkan lebih galak lagi yang diperiksa. Ini adalah hal-hal yang mengkhawatirkan. Untuk itu tadi saya memberikan masukan, lakukan tindakan represif supaya apa, muka teman-teman yang di lapangan itu tidak malu," katanya. dtk

0 Response to "Geram Jaksa Agung Gegara Senior Bima Arya Bentak-bentak Petugas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...