Prof. Suteki: Kepala BPIP Harus Diproses Hukum, Enak Saja Cukup Klarifikasi

Prof. Suteki: Kepala BPIP Harus Diproses Hukum, Enak Saja Cukup Klarifikasi



Media-umat - Guru Besar Pancasila Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Dr. Suteki, S.H., M.Hum., menyebut pernyataan Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi yang mengatakan agama musuh terbesar Pancasila harus diproses hukum.

"Yudian Wahyudi harus diproses hukum seperti WNI lainnya. Enak saja cukup klarifikasi," kata Prof. Suteki melalui status akun facebooknya, Kamis (13/2/2020).

Suteki menekankan prinsip 'Equality Before The Law' atau persamaan di hadapan hukum. Dia mencontohkan kasus yang menimpa dirinya yang dicopot dari 3 jabatan di Undip gara-gara menolak Perppu Ormas.

"Sama-sama Profesor ASN. Saya hanya menolak Perppu Ormas dan katakan tentang khilafah ajaran Islam, 3 jabatan di Undip dicopot. Yudian katakan agama musuh terbesar Pancasila kok jabatannya aman? Di mana nalar sehat?" ujar Suteki.

Seperti diketahui, pada tahun lalu, Prof. Suteki dicopot dari 3 jabatannya sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum, Ketua Senat Fakultas Hukum dan Anggota Senat Akademik Universitas

Diponegoro Semarang, buntut dirinya menjadi saksi ahli di sidang gugatan MK atas Perppu Ormas.

Atas pencopotan jabatanya itu, Prof. Suteki mengajukan gugatan ke PTUN. Namun dari sidang yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang pada Rabu (11/12/2019), Majelis Hakim menyatakan menolak keseluruhan gugatan yang diajukan Suteki kepada Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama.

10 Responses to "Prof. Suteki: Kepala BPIP Harus Diproses Hukum, Enak Saja Cukup Klarifikasi"

  1. buktikan kl negri ini benar2 negara hukum..masih adakah manusia di negri ini yg kebal hukum..??

    BalasHapus
  2. ya hrs diadukan ke pihak yang berwajib, krn dia telah menghina agama2 di indonesia...

    BalasHapus
  3. Sy kok sangsi kla prof. Dungu yudian wahyudi ini akan di proses hukum, krn dia merupakan bag dr istana yg pst akan di bela olh rezim koplak ini

    BalasHapus
  4. Gak mungkin akan diproses hukum , karena yg milih yudian itu satu aliran
    Namanya besar kepala "ideologi Pancasila" tapi Buta dgn sila 1 Pancasila

    BalasHapus
  5. Solusinya..."GANTI PRESIDEN "

    BalasHapus
  6. penengak hukum negara sakit otak nya dan hati nya...
    atau blom ada yg melapor ke penegak gukun ( polisi )

    BalasHapus
  7. Paling2 ngumpet diketiaknya penguasa jadi aman dari hukum org itu.. persamaan hukum itu hanya berlaku bagi mereka yg menyembah rezim yg berkuasa sekarang ini diluar itu sekecil apapun kesalahan pst ditindak.

    BalasHapus
  8. Negri rezim koplak,hukum amburadul

    BalasHapus
  9. Bebas sekali orang satu ini kata kata nya,, seperti tidak pernah makan bangku sekolah,, ayo aparat segera proses agar masyarakat bisa menilai kalau anda netral

    BalasHapus
  10. Supaya wedus wedus politik gak sembarang ngomong dan main pecat. Ayo pak suteki saya dukung 100persen..

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...