Tidak Lagi Di Istana, Ali Muhtar Ngabalin Kini Jadi Pejabat Di KKP

Tidak Lagi Di Istana, Ali Muhtar Ngabalin Kini Jadi Pejabat Di KKP



Mediaumat - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo menulis dalam akun Instagramnya beberapa nama yang menjadi Penasihat Menteri, Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik KKP.

Yang mengejutkan adalah munculnya nama mantan Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KPS), Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin dipercaya menjadi Pembina Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan.

Selain Ngabalin, ada beberapa nama lainnya. Edhy Prabowo telah mengenalkan nama-nama tersebut saat rapat koordinasi KKP RI di Sentul, Bogor, kemarin, Senin.

Mengutip laman kkp.go.id, ada 22 pejabat yang diangkat secara resmi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta 13 orang yang akan menempati kursi penasihat menteri, juga sembilan orang menjadi komisi pemangku kepentingan dan konsultasi publik KKP.

"Dengan mengucap Bismillah, saya membuka rakor sekaligus memperkenalkan para Penasihat Menteri dan Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik kepada keluarga besar KKP," tulis Edhy dalam akunnya.

Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik akan menjadi ujung tombak KKP dalam berkomunikasi dengan stakeholder, baik nelayan, pembudidaya dan pelaku usaha. Penasihat Menteri akan memberi nasihat dan masukan agar langkah-langkah yang diambil dalam membangun sektor kelautan dan perikanan tidak salah.

"Kebijakan yang dihasilkan KKP harus berdasarkan kajian ilmiah dan kajian akademis sesuai dengan budaya kita," ujar Edhy, dalam keterangan pers, Selasa (21/1).

Pengangkatan penasihat menteri tertuang dalam Surat Keputusan Menteri 1/Kepmen-KKP/2020 tentang Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Surat Keputusan Nomor 2/Kepmen-KP/2020 tentang Komisi Pemangku Kepentingan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan.

Inilah nama-nama baru pejabat di lingkungan KKP:

1. Rokhmin Dahuri (koordinator/penasihat bidang daya saing SDM, inovasi teknologi, dan riset)2. Hasjim Djalal (anggota/penasihat bidang hukum laut dan diplomasi maritim)

3. Hikmahanto Juwana (anggota penasihat bidang hukum internasional)

4. Lukman Malanuang (anggota/penasihat bidang kebijakan publik)

5. Martani Huseini (anggota/penasihat bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan)

6. Nimmi Zulbainarni (anggota/penasihat bidang sosial ekonomi perikanan)

7. Budi Priyanto (anggota penasihat bidang pembangunan dan pengembangan sumber daya kelautan)

8. Jamaludin Jompa (anggota/penasihat bidang ekologi kelautan)

9. Agus Soma (anggota/penasihat bidang kesejahteraan stakeholders kelautan dan perikanan)

10. Laode M. Kamaluddin (anggota/penasihat bidang ekonomi maritim)

11. Effendi Gazali (anggota/pensihat bidang komunikasi publik)

12. Bakhtiar Aly (anggota/penasihat bidang komunikasi publik)

13. Rina Saadah (anggota/penasihat bidang daya saing dan nilai tambah industri kelautan dan perikanan) Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelau

tan dan Perikanan: 1. Muhammad Yusuf (pembina)2. Ali Mochtar Ngabalin (pembina)

3. Yugi Prayatna (pembina)

4. Effendi Gazali (ketua)

5. Chalid Muhammad (Waketum Bidang Konservasi dan Keberlanjutan)

6. Bayu Priyambodo (Waketum Bidang Riset dan Pengembangan)

7. Agnes Marcellina Tjhin (Waketum Bidang Sinergi Dunia Usaha)

8. Welnaldi (sekretaris)

9. Bunga Kejora (wakil sekretaris). [rmol]

0 Response to "Tidak Lagi Di Istana, Ali Muhtar Ngabalin Kini Jadi Pejabat Di KKP"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...