Isi Ceramah Ustadz Abdul Somad 'Jangan Mau Nikah Siri' yang Diposting Mellya

Isi Ceramah Ustadz Abdul Somad 'Jangan Mau Nikah Siri' yang Diposting Mellya



Mediaumat - posting cupilkan ceramah mantan suaminya, ustaz Abdul Somad soal 'Jangan Mau Nikah Siri'. Menyiratkan sebuah pesan, berikut adalah isi ceramah UAS.

"Jangan mau nikah siri! Karena kalau nikah siri, nanti kalau kau cerai tidak bisa menuntut, karena tidak ada hitam di atas putih, yang sudah terjadi apa boleh buat. Tai kambing bulat-bulat, apa boleh buat," ucap ustaz Abdul Somad dalam cuplikan ceramahnya yang diposting Mellya dilihat, Senin (9/12/2019).

"Hanya bisa melapor kepada Pengadilan Agama dibuatkan akad nikah baru, dibuatkan akad baru supaya ada suratnya. Kalau tidak ada suratnya, jangan mau," sambungnya.

Ustaz Abdul Somad pun bertanya pada semua kaum Hawa yang sedang mendengarkan ceramahnya soal keinginan nikah siri. UAS pun menjelaskan kerugian jika mau nikah siri.

"Anak-anak gadis jangan mau nikah siri karena kalian nanti tidak bisa menuntut nafkah, kalau ditinggalkan sampai mati tak bisa menggugat cerai, karena tak bisa pergi ke pengadilan. Tapi, kalau nikah resmi, 'Bila saya tinggalkan 3 bulan berturut-turut, tidak memberikan nafkah lahir dan batin, lalu istri saya pergi ke pengadilan agama, lalu hakim menjatuhkan talak satu itu namanya sighat taklik'. Jangan mau!" kata UAS.

"Sekarang saya tanya, mau kah anak-anak gadis nikah siri? Ehm tahankan, tak akan mau mereka karena kalian yang akan rugi," tegasnya.

Posting video UAS, Mellya juga posting bio seseorang bertuliskan 'Hanya dalam beberapa hari lagi masalah yang sudah lama lewat akan menjadi resmi. Semoga Allah menjaga ikatan kita tetap kuat. Officially till jannah Insyaallah' dalam bahasa Inggris.

"#slide 2 kutipan hati di bio seorang yang ingin menjadi permaisuri yang menyalahkan wanita yang tak bisa di didik ini," jelas Mellya. dtk

0 Response to "Isi Ceramah Ustadz Abdul Somad 'Jangan Mau Nikah Siri' yang Diposting Mellya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...